Rasa ini menghujamku berkali-kali
Rasa yang tak jua mau pergi
Rasa yang selalu duduk manis
dihati
Aku benci kau sakiti
Tapi Aku masih saja betah
menantimu
Meski sepi menamparku berkali-kali
Namun Aku tak peduli
Karena rasa cinta untukmu
Telah menancap kuat dijantungku
Dan kini rasa itu memaksaku untuk
melupakanmu
Agar tak ada lagi sedih dihatiku
Namun Aku masih saja betah untuk
menunggu
Walupun kau tetap tak peduli
Aku mencoba kuat
Bertahan dalam dendam
Tertawa dalam tangis
Mencinta dalam benci
Mau taukah kau apa mauku?
Jika ya, biar ku beri tau
Aku berharap ada pangeran datang
kepadaku
Dengan senyuman surgawinya
Mempersilahkan Aku menghambur
ke pelukannya
Hingga isak tangisku menjadi do'a
Yang kan menenangkan hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar